Review Film : One Day (2016)

List judul film Thailand dan film bergenre romance favorit gua bertambah dengan hadirnya film One Day ini. Gua nemuin film ini gak sengaja ketika kegabutan gua udah melebihi batas normal dan gua mulai searching rekomendasi film romance. Untuk film dengan genre romance, gua pribadi lebih memilih film-film Asia dibandingkan film Hollywood.

Kenapa?

Film romance Asia bisa membuat kita, atau gua lebih spesifiknya, terbawa perasaan atau baper. Rasa kasih sayang mereka udah cukup dengan kata-kata dan hal-hal kecil yang sebenernya sangat berarti. Film Asia menurut gua lebih menekankan kalau cinta itu gak berputar dan berpusat di nafsu dan seks doang. Gak kayak Hollywood. Film Asia lebih ke sweet innocent love, dimana bikin gua seneng karena gua bisa nonton bareng adek gua alias bisa bagi-bagi bapernya.

Balik lagi, gua nemu One Day pas liat di rekomendasi film romantis. Ada One Day (2011) yang diperanin sama Anne Hathaway dan Jim Sturgess. Pas nyari di google yang muncul malah One Day (2016) dan pas skip buat liat pemerannya, uh cakep.

One Day merupakan film pertama dari rumah produksi GDH yang gak lain merupakan pecahan dari GTH yang udah tutup. Sutradara dari film ini juga menjanjikan, yaitu Banjong Pisanthanakun, sutradara dari film Hello Stranger (2010), Pee Mak (2013), Shutter (2004), dan masih banyak lagi. Pemeran dari film ini juga gak kalah keren, yaitu Ter Chanthavit Dhanasevi yang juga sukses dalam filmnya yang lain seperti Hello Stranger (2010) dan ATM Er Rak Error (2012) dan Mew Nittha Jirayungyurn seorang model dan bintang televisi di Thailand, One Day adalah debut layar lebarnya.

Film One Day bercerita tentang seorang karyawan divisi IT bernama Denchai Sawaydanohn (Ter) yang cuek akan penampilannya, sama sekali gak punya selera fashion yang bagus. Denchai jatuh cinta pada karyawan baru di kantornya, Nui Passapara Wattana (Mew) yang cantik dan langsung disukai sama semua orang. Namun sayang, cinta Denchai bertepuk sebelah tangan. Nui hanya menganggapnya sebagai orang IT biasa yang membantunya ketika printernya rusak.

Sampai akhirnya datang kesempatan bagi Denchai ketika kantornya sedang mengadakan trip ke Hokkaido, Jepang. Nui mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan memorinya dalam sehari. Apapun yang dilakukannya hari itu, ia tidak akan mengingat apapun ketika ia bangun keesokan harinya. Denchai memanfaatkan kesempatan ini untuk berpura-pura menjadi pacar Nui, walaupun hanya sehari.

Konflik di film ini banyak, Denchai yang dianggap invisible oleh orang-orang, cintanya yang bertepuk sebelah tangan, Nui yang ternyata jatuh cinta sama bosnya yang ternyata sudah memiliki istri dan anak, dan konflik lain yang terus muncul seiring dengan berjalannya cerita. Walaupun dengan konflik yang banyak, film ini dikemas dengan sangat baik dengan perpaduan komedi ala film Thailand yang tidak berlebihan sehingga penonton tidak akan dibuat jenuh dan bosan.

Film ini menurut gua punya banyak klimaks dengan plot twist ringan tapi sukses bikin gua ingusan, nangis. Spoiler, gua paling suka ketika dikasih cuplikan Denchai ngelakuin hal-hal kecil dan simpel buat Nui secara diam-diam, tapi itu sukses bikin gua baper abis. Karena sekali lagi gua suka banget sama hal-hal kecil kayak gitu, because sometimes the smallest things take up the most room in your heart.

Film One Day ini juga masuk kedalam list film dengan ending yang ngeselin versi gua. Inilah kenapa gua suka nonton film Thailand yang tak jarang jalan ceritanya gak sesimpel yang kita kira, dan berani menyuguhkan sad ending. Bahkan tak jarang dengan ending yang ngegantung. Dan One Day salah satunya :). Pokoknya siap aja kesel buat endingnya.

Oh iya walaupun ini debut pertamanya di film layar lebar, akting Mew Nittha menurut gua udah sangat bagus. Gua suka banget sama dia sejak film ini, dan gua sekarang lagi nunggu film barunya bareng Ter Chanthavit juga yang judulnya A Gift. Tapi sayang, di film itu mereka gak bareng. Ter bareng perempuan yang jadi lawan mainnya di Hello Stranger sedangkan Mew sama laki-laki gatau gua siapa wkwkwk.

Terakhir, film One Day ini gua kasih nilai 8.5/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s